Butiran Air Hujan



Di tengah rintik hujan yang sahdu dan mempesona, butiran butiran air itu indah mengalir di atas teras menyusuri lantai depan ruang kerjaku. Meskipun malam telah datang dan kebisingan dan hingar bingar kota hampir berlalu dari lubang telinga namun suasana gemericik air itu masih setia menemani  telinga dengan dendang dendangnya yang indah. Sebuah simponi alam yang terbentuk dari proses logis turunya hujan hingga membentuk sebuah kehidupan. Luar biasa tatanan alam semesta ini, ia bisa bernyanyi dalam kesunyian, ia bisa berteriak dalam kengerian, dan ia bisa menghibur dalam kesedihan.
Saat malam menjelang seperti sekarang, sering kulihat bintang bintang yang bercahaya dalam keremangan. Namun, saat ini, bintang itu tersembunyi dalam gulita yang tertutupi oleh mendung yang menurunkan hujan. hujan yang menumbuhkan kehidupan, hujan yang kedatangannya ditunggu tunggu oleh orang yang kekeringan di tengah gurun, hujan yang kedatangannya yang sering di salah artikan sebagai petaka. hmmm, sungguh amat sangat menyakitkan buat hujan itu sendiri. Kedatangannya yang disebut sebut sebagai rahmat namun diartikan oleh petaka bagi bagi manusia. Memang, dalam kenyataan banjir yang melanda lingkungan hidup kita berasal dari hujan, memang tanah ditepi tebing itu tergerus dan longsor akibat air yang berasal dari hujan, memang orang akan terkena penyakit musiman juga akibat terkena air hujan, Tapi apakah semua itu berarti kita memberi harga mati bahwa hujan yang menyebabkan semua itu terjadi. Bukankah manusia yang sengaja dengan seenaknya membuang sampah di sungai dan mengotorinya. Bukankah manusia yang dengan kerakusannya menebang pohon pohon yang menjadi penyangga tanah pegunungan dan pencegah kelongsoran itu. Bukankah dulu kita senang berhujan hujan  tanpa khawatir penyakit akan menyerang. Yah kita sekarang tanpa sengaja telah mengotori angkasa, lingkungan kita sendiri dengan berbagai macam industri. Tak sadarkah kita. Lalu pantaskah kita menyalahkan hujan,menyalahkan lingkungan, dan yang lebih parah lagi menyalahkan TUHAN yang menciptakan kita dengan berbagai kasih sayang-NYA setiap hari..




Share your views...

2 Respones to "Butiran Air Hujan"

Unknown mengatakan...

Tulisannya bagus, kata-katanya sangat dalam dan menyentuh :)
terimakasih ya udah mampir ke blogku :D

Unknown mengatakan...

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posting Komentar

 

© 2010 Fatkhur Rony All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors.info