perbedaan sistem digital dan analog
Banyak orang bilang bahwa saat ini adalah era digital. Semuanya serba terotomatisasi dan terprogram. mulai dari handphone, kalkulator , mesin fotokopi, lampu lalu lintas, alat2 industri, dll. bahkan untuk absen pun kita juga pake alat2 digital ini, apa itu? finger print application namanya bagi yang nggak tau. :D
begitu banyak alat yang berkembang dan beredar di masyarakat kita itu hampir semuanya menggunakan sistem digital. Lalu, sistem digital sendiri itu apa...?
Bentar
sabar dulu. Sebenarnya sistem digital itu merupakan sistem yang menggunakan kombinasi antara bilangan nol dan satu. yah, sederhana bukan? sekali lagi, cuma nol dan satu. dengan kombinasi antara kedua bilangan ini bisa menggambarkan apapun yang ada di dunia ini. wuiiiihhh keren
Kenapa bisa begitu? dengan metode nol dan satu yang dikodekan ke dalam berbagai karakter dan numerik maka kode tersebut dapat dikombinasikan ke dalam berbagai bentuk misalnya saja bentuk image, musik, video, bahkan program aplikasi.
Lalu apa perbedaan antara sistem digital dan analog.
kita asumsikan kedua sistem itu seperti ember yang berisi air. sistem analog akan menggambarkan satu liter air dengan mengukur kadar air dalam ember tersebut sebesar 1 liter. Sedangkan sistem digital akan mengkodekan angka satu tersebut ke dalam kode binner yang kalau diimplementasikan dalam kasus ember berisi air di atas maka ember yang satu berisi air dan ember yang lain tidak(butuh beberapa ember. Kelebihan dari sistem digital:
Meskipun Digital punya banyak kelebihan namun ia juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya aalah membutuhkan ruang yang banyak untuk menyimpan informasi yang sedikit. jika kita kembali pada asumsi ember dan air tadi maka dapat kita lihat bahwa untuk menyampikan informsi 1 liter air dibutuhkan beberapa ember berisi air dan beberapa ember kosong untuk mendapatkan kode yang diinginkan. Namun kekurangan di atas tak mampu membendung kemajuan dari sistem digital itu sendiri dibanding sistem sistem lainnya karena kekurangan di atas sekarang dapat di atasi dengan meningkatkan teknologi mikroprosesor dan memori yang menggunakan ruang berskala mikron untuk menyimpan informasi kode binner.
Sekian terimakasih
begitu banyak alat yang berkembang dan beredar di masyarakat kita itu hampir semuanya menggunakan sistem digital. Lalu, sistem digital sendiri itu apa...?
Bentar
sabar dulu. Sebenarnya sistem digital itu merupakan sistem yang menggunakan kombinasi antara bilangan nol dan satu. yah, sederhana bukan? sekali lagi, cuma nol dan satu. dengan kombinasi antara kedua bilangan ini bisa menggambarkan apapun yang ada di dunia ini. wuiiiihhh keren
Kenapa bisa begitu? dengan metode nol dan satu yang dikodekan ke dalam berbagai karakter dan numerik maka kode tersebut dapat dikombinasikan ke dalam berbagai bentuk misalnya saja bentuk image, musik, video, bahkan program aplikasi.
Lalu apa perbedaan antara sistem digital dan analog.
kita asumsikan kedua sistem itu seperti ember yang berisi air. sistem analog akan menggambarkan satu liter air dengan mengukur kadar air dalam ember tersebut sebesar 1 liter. Sedangkan sistem digital akan mengkodekan angka satu tersebut ke dalam kode binner yang kalau diimplementasikan dalam kasus ember berisi air di atas maka ember yang satu berisi air dan ember yang lain tidak(butuh beberapa ember. Kelebihan dari sistem digital:
- stabil : andaikan 1 liter air dalam kasus pertama tumpah sebagian maka nilai satu liter air tersebut akan berkurang entah berapa mL. tapi jika pada kasus kedua, air tumpah maka tidak akan merubah nilai dari sistem digital itu sendiri(karena untuk merubahnya dibutuhkan untuk menumpahkan seluruh isi dari ember tersebut supaya nilainya berubah.
- Muda dibentuk, dikombinasikan, dan dikonversi: karena sitem digital merupakan pengkodean binner yang terdiri dari angka nol dan satu maka muda bagi kita untuk membentuk, mengkombinasikan serta mengkonversinya kebentuk lainnya karena hakikat dari mengkonversi binner seperti merubah kombinasi dari elemen penyusunnya.
Meskipun Digital punya banyak kelebihan namun ia juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya aalah membutuhkan ruang yang banyak untuk menyimpan informasi yang sedikit. jika kita kembali pada asumsi ember dan air tadi maka dapat kita lihat bahwa untuk menyampikan informsi 1 liter air dibutuhkan beberapa ember berisi air dan beberapa ember kosong untuk mendapatkan kode yang diinginkan. Namun kekurangan di atas tak mampu membendung kemajuan dari sistem digital itu sendiri dibanding sistem sistem lainnya karena kekurangan di atas sekarang dapat di atasi dengan meningkatkan teknologi mikroprosesor dan memori yang menggunakan ruang berskala mikron untuk menyimpan informasi kode binner.
Sekian terimakasih
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Share your views...
0 Respones to "perbedaan sistem digital dan analog"
Posting Komentar